Waktu rata-rata antara kegagalan, ditulis MTBF, adalah rata-rata jumlah jam operasi sebuah mesin berjalan antara satu kegagalan dan kegagalan berikutnya. Rumusnya sederhana: MTBF = total waktu operasi dibagi jumlah kegagalan. Waktu operasi berarti jam saat mesin benar-benar berjalan atau siap beroperasi, bukan jam kalender.
Kesalahan paling umum adalah menggunakan jam terjadwal alih-alih jam operasi. Jika sebuah oven dijadwalkan selama 600 jam tetapi 20 jam di antaranya mengalami kerusakan, maka oven tersebut beroperasi selama 580 jam. Waktu henti tidak dihitung sebagai waktu antara kegagalan karena mesin tidak bekerja selama waktu tersebut. Kurangi waktu henti terlebih dahulu, kemudian bagi.
MTBF adalah rata-rata. Mesin dengan MTBF 140 jam tidak akan mengalami kegagalan tepat setiap 140 jam. Mesin mungkin berjalan 300 jam dalam satu periode dan 40 jam di periode berikutnya. Angka tersebut memberi tahu Anda jeda yang khas, yang cukup untuk membandingkan bulan, membandingkan mesin, dan merencanakan pemeliharaan.
Prosedur Standar
- 1Jumlahkan jam produksi terjadwal untuk periode tersebut.
- 2Kurangi semua waktu henti tidak terencana yang tercatat dalam log untuk mendapatkan waktu operasi.
- 3Hitung jumlah kegagalan menggunakan definisi yang disepakati.
- 4Bagi waktu operasi dengan jumlah kegagalan dan catat MTBF beserta periode yang dicakupnya.
Ringkasan Pelajaran
- ✓Gunakan jam operasi, bukan jam kalender atau terjadwal, pada pembilang.
- ✓Selalu nyatakan periode dan jumlah kegagalan bersamaan dengan MTBF agar orang lain dapat menilainya.