Lompat ke konten
Qualityforeveryone
Pelajaran 3 dari 52 menit baca
Lihat Semua Pelajaran

Menghitung dan Mengurutkan Angka Prioritas Risiko

Audio Narasi (Voxtral)Voxtral♀ Suara Wanita

Menghitung dan Mengurutkan Angka Prioritas Risiko

Angka prioritas risiko, atau RPN, diperoleh dengan mengalikan ketiga skor tersebut: RPN = S × O × D. Karena setiap skor berkisar antara 1 hingga 10, RPN berkisar dari 1 hingga 1.000. Ini adalah angka tunggal yang dapat diurutkan, sehingga menjadi cara awal yang praktis untuk menentukan di mana upaya peningkatan harus difokuskan ketika terdapat empat puluh baris data dan waktu hanya untuk lima prioritas.

Anggap RPN sebagai alat pengurutan, bukan pengukuran. RPN sebesar 200 tidak berarti "dua kali lebih berisiko" dibandingkan RPN 100, karena ketiga skor tersebut merupakan penilaian pada skala ordinal. Dua baris dengan RPN yang sama dapat menggambarkan risiko yang sangat berbeda: 10 × 2 × 10 dan 5 × 8 × 5 sama-sama menghasilkan 200, tetapi yang satu adalah bahaya langka yang tidak terdeteksi, sedangkan yang lain adalah gangguan yang sering terjadi namun cukup terdeteksi.

Urutkan baris dari RPN tertinggi ke terendah, kemudian periksa bagian atas daftar dengan nilai S, O, dan D masing-masing di samping RPN. Angka tersebut menarik perhatian; ketiga skor tersebut menjelaskan alasannya.

Konsep Utama
RPN = S × O × D mengurutkan baris untuk diperhatikan; selalu baca bersama ketiga skor di sampingnya.
Contoh Praktis
Tim selang menilai empat baris. Konektor tidak terpasang sempurna: 8 × 4 × 6 = 192. Perekat UV kurang diawetkan pada sambungan Y: 7 × 5 × 7 = 245. Selang dipotong 5 mm lebih pendek dari panjang 450 mm: 5 × 3 × 2 = 30. Lot selang salah dimuat pada pemotong: 6 × 2 × 3 = 36. Diurutkan berdasarkan RPN: perekat kurang diawetkan 245, konektor tidak terpasang 192, lot salah 36, potongan pendek 30. Dua prioritas teratas mendapatkan rencana tindakan terlebih dahulu.

Prosedur Standar

  1. 1Kalikan tingkat keparahan, kemungkinan terjadinya, dan deteksi untuk setiap baris, lalu catat RPN-nya.
  2. 2Urutkan baris dari RPN tertinggi ke terendah.
  3. 3Untuk baris teratas, perhatikan apakah S, O, atau D yang mendorong nilai tersebut.
  4. 4Periksa baris dengan RPN yang sama dan bandingkan skor masing-masing sebelum menganggapnya setara.

Ringkasan Pelajaran

  • ✓RPN adalah hasil perkalian dari tiga skor dan berkisar dari 1 hingga 1.000.
  • ✓Gunakan untuk mengurutkan pekerjaan, bukan untuk mengklaim bahwa satu risiko merupakan kelipatan pasti dari risiko lainnya.

Pelacakan Kemajuan Belajar

Masuk atau buat akun gratis agar kemajuan pelajaran Anda tersimpan permanen.