Waktu siklus adalah waktu yang diukur untuk satu stasiun menyelesaikan pekerjaannya pada satu unit. Ukur waktu setiap stasiun dengan stopwatch selama minimal 10 siklus dan gunakan nilai yang khas, bukan yang tercepat. Kemudian buat bagan batang sederhana: satu batang per stasiun, tinggi batang sama dengan waktu siklus, dan garis horizontal pada bagan di nilai takt. Setiap batang yang melebihi garis takt adalah stasiun yang tidak dapat mengimbangi kecepatan.
Batang tertinggi menentukan keluaran nyata dari lini. Jika stasiun pemasangan kursi memerlukan 130 detik dan takt adalah 120, lini menghasilkan satu kursi setiap 130 detik, tidak peduli seberapa cepat stasiun lainnya berjalan. Kursi menumpuk sebelum stasiun tersebut dan operator di bagian hilir menunggu. Menyeimbangkan lini berarti memindahkan elemen kerja antar stasiun sehingga setiap batang berada di bawah takt dan batang-batang tersebut relatif merata.
Pemeriksaan cepat terhadap kebutuhan tenaga kerja: jumlahkan total beban kerja di semua stasiun dan bagi dengan takt. Hasilnya memberikan jumlah minimum operator jika pekerjaan dapat dibagi dengan sempurna. Bulatkan ke atas. Dalam praktiknya, usahakan agar waktu siklus setiap stasiun sekitar 85 hingga 90 persen dari takt, sehingga ada ruang untuk gangguan kecil.
Prosedur Standar
- 1Ukur waktu setiap stasiun selama minimal 10 siklus dan catat waktu siklus yang khas.
- 2Gambarkan waktu siklus stasiun sebagai batang dengan takt digambar sebagai garis horizontal.
- 3Identifikasi setiap stasiun yang melebihi takt dan elemen kerja yang dapat dipindahkan.
- 4Pindahkan elemen kerja ke stasiun tetangga yang memiliki waktu luang di bawah takt.
- 5Ukur ulang waktu stasiun yang diubah dan pastikan semua batang berada di bawah garis takt.
Ringkasan Pelajaran
- ✓Bandingkan waktu siklus setiap stasiun dengan takt; stasiun dengan waktu terpanjang menentukan apa yang dapat dikirim oleh lini.
- ✓Operator minimum = total beban kerja ÷ takt, dibulatkan ke atas.